REVIEW BUKU KE-1
Identitas Buku
Judul Buku :
Membantu Anak Punya Ingatan Super
Penerbit :
PT. Elex Media Komputindo
Penulis :
Femi Olivia
Halaman : XVIII + 199 Halaman
“Apakah anak Anda mengalami masalah dalam belajar? Bagaimana prestasinya di sekolah?” Jangan
khawatir , karena telah ada strategi untuk mendongkrak kemampuan belajar anak
dan meningkatkan prestasinya di sekolah. Bagaimana pun kondisi IQ anak Anda
baik tinggi atau pun rendah, semua dapat diatasi dengan cara membantu
memperbaiki daya ingat anak seoptimal mungkin.
Cara pertama
yang harus dilakukan untuk meningkatkan daya ingat anak adalah mengenali
gaya belajar anak. Gaya belajar seseorang ada tiga macam yaitu : auditori
(lebih senang belajar dengan cara mendengar dari pada membaca dan ia lebih
mudah mengingat apa yang diterangkan atau didiskusikan dari pada apa yang
dilihatnya), visual ( lebih mudah mengingat apa yang dilihat dari pada
apa yang didengar dan lebih senang membaca sendiri dari pada dibacakan orang
lain), dan kinestetik (belajar sambil bergerak atau tidak bisa diam di
satu tempat dalam waktu yang lama). Tidak ada gaya belajar yang lebih baik dari
yang lain karena ketiga gaya belajar ini dimiliki oleh setiap orang. Hanya saja
ada satu gaya belajar yang lebih dominan pada diri seseorang. Jika seseorang
belajar sesuai dengan gaya belajarnya yang dominan maka pelajaran akan lebih
mudah diterima dan kemungkinan suksesnya lebih tinggi.Karena itu, Anda harus
segera mengetahui gaya belajar anak Anda agar tidak salah dalam mengarahkannya.
Salah satu caranya dengan mengujikan kuis atau pertanyaan pada anak Anda.
Cara kedua
adalah mengasah rasa ingin tahu anak. Semua anak secara alamiah
mempunyai rasa ingin tahu. Cara orang tua merespon pertanyaan-pertanyaan mreka
akan menentukan, apakah rasa ingin tahu ini akan berkembang atau mati. Untuk
mengembangkan rasa ingin tahu anak, beri banyak pengalaman pada anak yang membuatnya
mengajukan pertanyaan dan mengeksplorasi dunia. Selain itu, jangan memberikan
semua jawaban. Biarkan dia mencari atau mencoba sesuatu. Apakah anak ingin tahu
apa yang akan terjadi jika tepung dicampur dengan air? Berikan tepung kepadanya
untuk mencoba dan menemukan jawabannya. Hal ini dapat membangkitkan rasa
senang belajar seumur hidup.
Cara ketiga adalah menjadikan anak tabah dan ulet menghadapi
masalah. Semua anak berkemungkinan merasa kecewa selama sekolah. Yang
menentukan seorang anak sukses atau gagal adalah cara anak bereaksi terhadap
kegagalan. Anak yang tabah adalah anak yang dapat menghadapi kesulitan atau
kegagalan dan kembali bangkit lagi. Agar anak bisa tabah dan ulet maka ketika
anak memperoleh nilai yang jelek dalam ulangannya maka katakanlah kepadanya
bahwa dia bukan anak yang gagal, masih ada kesempatan untuk memperbaikinya
dengan cara mengatur strategi baru. Selain itu, berikanlah aktivitas-aktivitas
yang menantang dan membuatnya harus menyelesaikan masalah dengan kompleksitas
yang makin meningkat. Jelaskan kepada anak Anda, sukses tidak terjadi dalam
sekejap. Menyelesaikan masalah yang baik adalah belajar menetapkan tujuan dan
mencari cara untuk mencapainya.
Cara keempat adalah membantu
anak menaklukan ‘monster’ PR. Pekerjaan Rumah (PR) yang dipandang dengan
rasa benci dan tegang sebenarnya mempunyai tujuan yang bermanfaat. PR mengajari
anak untuk mengikuti pengarahan, menerapkan keterampilan riset dan memfokuskan
perhatian serta membangun keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi hidup.
Ciptakan kebiasaan belajar yang baik dengan cara membuat jadwal tetap
mengerjakan PR dan menciptakan daerah belajar anak. Berikan petunjuk-petunjuk
cara mengerjakan PR untuk menegaskan pentingnya pekerjaan sekolah. Tekankan
pada anak Anda, mengerjakan PR mungkin tidak menyenangkan, tapi itu merupakan
kunci untuk sukses di sekolah.
Cara kelima adalah merangsang
agar anak lebih berkonsentrasi belajar. Konsentrasi adalah pemusatan
pikiran, atau terpusatnya perhatian terhadap informasi yang diperoleh seorang
siswa selama periode belajar. Konsentrasi yang baik adalah ketika seorang siswa
berada dalam kondisi alfa (rileks tanpa stres ditandai dengan terbukanya 88%
pikiran bawah sadar). Agar anak konsentrasi
dalam belajar maka berikan waktu belajar yang tepat dan konsisten serta tempat
belajar yang ideal (bersih, tenang, nyaman, dan cahaya yang cukup).
Jangan lupa
berikan nutrisi untuk otak anak, yakni dengan memberikan menu makan dan camilan
yang bergizi dan mengandung vitamin dan mineral. Berikan juga multivitamin
serta perbanyaklah minum air putih.
Cara keenam adalah memilihkan
cara yang mudah untuk mengingat pelajaran. Daya ingat adalah kemampuan
seorang siswa untuk mengingat materi pelajaran yang diperolehnya setelah
periode belajar berlalu. Daya ingat secara progresif cenderung menjadi lebih
buruk dengan berlalunya waktu karena tidak melakukan kaji ulang yang baik.
Industri periklanan telah lama memasang atau memadukan informasi dengan musik. Dengan
menyeimbangkan kemampuan otak kiri dan kanan anak, daya ingat anak akan menjadi
lebih efektif. Sebagai contoh, Anda bisa membantu merangsang daya ingat anak
lewat irama lagu. Misalnya irama lagu ‘Teman Tapi Mesra’ dipakai untuk
menghafal pelajaran sekolahnya. Bila ada cara yang mudah, mengapa pilih cara
yang susah untuk mengingat pelajaran? Pelajari cara-cara sederhana yang bisa
meningkatkan dayaningat pelajaran sekolah anak.
Cara ketujuh adalah memvisualisasikan pelajaran. Ajarkan
anak supaya pandai membayangkan dan menggambarkan pelajaran yang harus
dihafalkan di otaknya. Strategi visual yang paling sederhana adalah dengan
menggambar, membuat sketsa, atau mendesain suatu tabel, grafik, atau diagram.
Cara kedelapan
adalah mengaitkan satu dengan yang
lainnya. Tautkan satu materi dengan materi yang lainnya sehingga anak lebih
cepat hafal dengan membuat gambaran menyeluruh di otaknya. Mengaitkan adalah
salah satu bentuk visualisasi ingatan dengan urutan yang tepat. Pertama-tama
anak harus mengaitkan setiap hal yang harus diingat dengan sesuatu yang
berhubungan dengannya. Contohnya, untuk mengingat
sepatu-piano-pohon-pensil-burung-bus-buku-anjing-pizza-bunga-bola
basket-pintu-TV-kelinci-sendok-mata-kursi-rumah-komputer-batu (secara
berurutan), dapat digunakan cara berikut:
1.
Sepatu
dipasangkan pada setiap kaki piano.
2.
Ada
banyak piano di atas pohon.
3.
Pohon
itu ditembus sebuah pensil.
4.
Dan
seterusnya.
Walaupun
asosiasi yang dibuat agak aneh atau tidak nyambung, tapi lama kelamaan anak
akan semakin mahir membuat kaitan berdasarkan imajinasinya sendiri.
Cara kesembilan adalah meggunakan kaidah
‘taruh di tempatnya’. Dengan membuat suatu pola ruang untuk mengingat, otak
kanan anak akan lebih berkembang. Ank pun jadi lebih mudah memanggil kembali
pelajaran yang telah dihafalkannya. Prinsip dasar sistem ruang adalah lokasi. Jadi seluruh hal yang harus diingat
anak dihubungkan dengan tempat spesifik secara berurutan, terutama tempat yang
sering dikunjungi. Contohnya, rute perjalanan ke sekolah, denah rumah, denah
sekolah, atau agenda daftar hal-hal yang harus dikerjakan anak. Misalnya,
kegiatan anak dari bangun pagi sampai ke sekolah urutannya, adalah :
1.
Kamar
anak (saat bangun tidur)
2.
Kamar
mandi
3.
Dapur
(saat sarapan)
4.
Pintu
depan rumah
5.
Tempat
menunggu bus
6.
Tempat
duduk di bus
7.
Rumah
teman yang dilihat anak dari bus
8.
Pasar
yang dilihat anak dari bus.
9.
Sekolah
Kemudian anak
harus mengaitkan hal-hal yang harus diingatnya dengan kegiatan tersebut. Contoh
yang mudah misalnya Anda meminta anak membelikan susu, gula pasir, pensil,
mentega, dan sabun krim sepulang sekolah. Anda bisa meminta anak untuk
membayangkan bahwa saat ia bangun tidur di kamarnya penuh dengan susu. Karena
kaget ia lalu pergi ke kamar mandi tapi pintunya tidak bisa dibuka karena penuh
gula pasir. Lalu ia mencari pensil di dapur untuk membuka pintu. Tapi ia justru
kepeleset mentega dekat pintu depan rumah. Mudah bukan?
Cara
kesepuluh adalah menerapkan kaidah
‘Buatlah jadi kelompok kecil!’. Mengingat terlalu banyak, membuat otak anak
jadi capek. Lebih baik dipecah-pecah menjadi kelompok yang lebih kecil agar
anak mampu mengingat lebih efektif. Sebagai contoh, jika harus mengingat
sepuluh angka sekaligus, pisah-pisahkan menjadi 3 angka – 3 angka – 4 angka,
misal: 26-678-6798. Atau bisa juga dengan menghafal materi dengan ketukan atau
irama (dibikin lagu).
Cara
kesebelas adalah membuat singkatan. Singkatan adalah
sebuah kata yang dibuat dari huruf-huruf pertama setiap kata, frase, atau
kalimat yang sedang berusaha diingat oleh anak. Dengan membuat singkatan akan
lebih baik bagi anak untuk mengingat. Contoh: Warna-warna pelangi (merah,
oranye, kuning, hijau, biru, nila, ungu)
bisa disingkat menjadi Mokh.ibnu.
Cara lainnya
agar anak punya ingatan super adalah dengan membuat cerita. Dengan
membuat cerita maka anak akan mudah mengingat materi yang dihafalnya. Contoh,
anak Anda diminta menghafal lima danau terbesar di dunia untuk pelajaran
geografi :
1.
Laut
Kaspia
2.
Superior
3.
Victoria
4.
Laut
Aral
5.
Huron
Maka dapat dibuat cerita seperti ini:
“Kemarin aku pergi ke LAUT bersama KASPIA. Kami kemudian naik kapal SUPERIOR ke rumah VICTORIA. Di LAUT
banyak ARAL melintang karena polisi sedang mengejar HURON-an yang kabur dari
penjara.
Selain itu ajarilah
anak membaca cepat. Bila anak mahir membaca cepat dan paham intinya, materi pelajaran yang bisa dibacanya
akan lebih banyak. Beberapa teknik membaca cepat antara lain : scanning,
yaitu melihat pada rangkaian teks tertentu untuk menemukan informasi yang
spesifik. Hal ini bisa dilakukan dengan menyimak daftar isi, kata pengantar,
atau bagian-bagian lainnya. Cara lainnya adalah skimming, yaitu melihat
sekilas pada bagian awal dan akhir sebuah tulisan. Jangan lupa ajari anak cara
mencatat pelajaran yang efektif yakni dengan membuat peta pikiran pelajaran.
Itulah beberapa
cara yang dapat dilakukan untuk membanttu anak punya ingatan super. Buku ini
sangat simple dan sistematis, sangat mudah untuk diterapkan dalam membantu proses belajar anak. Hanya saja contoh-contoh
yang diberikan belum mampu menggambarkan seluruh materi yang didapat oleh
anak-anak di sekolah sehingga para ibu dituntut untuk lebih kreatif dan
inovatif dalam mengembangkan setiap materi yang ada.
